Senin, Agustus 8, 2022
BerandaBerita TerbaruContoh Sel Elektrolisis serta Bagian-bagiannya, Ini Dia Penjelasannya!

Contoh Sel Elektrolisis serta Bagian-bagiannya, Ini Dia Penjelasannya!

Contoh sel elektrolisis merupakan salah satu aplikasi sel elektrokimia. Sel elektrolisis dapat mengubah energi listrik secara spontan menjadi reaksi kimia.

Logam merupakan jenis bahan yang mudah berkarat. Untuk dapat menghilangkan karat tersebut, maka penyepuhan logam dapat menjadi salah satu solusinya.

Penyepuhan logam terjadi dengan melapisi permukaan logam oleh logam lainnya melalui proses elektrolisis. Sebagai contoh, pisau yang terlapisi dengan perak akan tahan karat.

Baca Juga: Perbedaan Sel Volta dan Sel Elektrolisis Beserta Penerapannya

Definisi dan Juga Contoh Sel Elektrolisis

Sel elektrolisis merupakan salah satu dari sel elektrokimia. Pada sel ini, energi listrik akan berguna untuk menjalankan reaksi redoks yang tidak spontan.

Lalu reaksi elektrolisis memiliki definisi sebagai reaksi dari peruraian zat menggunakan arus listrik. Secara umum, sel elektrolisis tersusun atas:

  • Sumber listrik yang bertugas menyuplai arus searah atau Direct Current (DC), misalnya baterai.
  • Katode yang merupakan tempat terjadinya reaksi reduksi (kutub negatif).
  • Anode yang merupakan elektrode tempat terjadinya reaksi oksidasi (kutub positif).
  • Elektrolit yang merupakan zat untuk menghantarkan energi listrik.

Elektron akan mengalir dari katode menuju anode. Kemudian, ion positif akan cenderung tertarik ke arah katode dan tereduksi, sedangkan ion negatifnya akan cenderung tertarik ke arah anode serta teroksidasi.

Berikut ini dua contoh dari sel yang bisa kamu pahami.

Baca Juga: Hukum Faraday Kimia Elektrolisis: Pengertian, Jenis dan Rumusnya

Elektroplating atau Penyepuhan

Contoh pertama dari penggunaan sel elektrolisis adalah sebagai penyepuhan pada logam perak dari larutan perak nitrat.

Metode ini bertujuan untuk melapisi permukaan logam tertentu dengan perak. Hal itu akan membuat mereka memiliki sifat tertentu sehingga tidak mudah berkarat dan lebih kuat.

Dalam aplikasi ini, logam dapat yang akan melalui proses penyepuhan akan ditempatkan sebagai katoda dan harus memiliki muatan negatif dari arus listrik.

Karena terlapisi dengan perak, maka katoda akan berupa perak dan elektrolit, yaitu larutan perak nitrat.

Sebelumnya sudah disebutkan di atas, contoh sel elektrolisis penyepuhan adalah melapisi pisau dengan perak. Dengan begitu, maka pisau akan bertahan lebih lama.

Baca Juga: Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit, Ciri-ciri, Contoh, dan Perbedaannya

Elektrolisis Aluminium

Contoh selanjutnya ada proses elektrolisis aluminium yang ada pada proses pembuatan aluminium dan juga bijihnya.

Proses ini berlangsung dengan elektroda karbon yang memiliki sifat inert atau tidak mudah bereaksi yang akan berperan sebagai anoda dan katoda.

Ketika arus listrik mulai mengalir, maka di dalam elektrolit Al2O3 akan terjadi reaksi dari reduksi dan oksidasi.

Kemudian, di dalam anoda yang berupa karbon akan terjadi reaksi oksidasi dan pada katodanya berupa karbon juga terjadi reduksi.

Aluminium hasil proses ini nantinya akan berbentuk padat dan mengendap serta menempel di dalam karbon katoda.

Nah, itulah pengertian sekaligus contoh sel elektrolisis pada kehidupan. Tanpa kita sadari, keberadaan sel elektrolisis sebagai proses kimia sangatlah berguna di dalam kehidupan ini. (R10/HR-Online)