Jumat, Mei 2, 2025
BerandaBerita PangandaranCagar Alam Pangandaran Belum Dibuka, Ini Alasannya!

Cagar Alam Pangandaran Belum Dibuka, Ini Alasannya!

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Meskipun obyek wisata Pangandaran sudah dibuka sejak beberapa waktu lalu, namun Cagar Alam Pangandaran masih belum juga dibuka hingga saat ini.

Uking, Kepala Cagar Alam Pangandaran, mengatakan, Cagar Alam merupakan obyek wisata milik Provinsi Jawa Barat. Saat ini memang masih ditutup untuk wisatawan.

“Sejak ada wabah Corona sampai saat ini Cagar Alam Pangandaran masih belum dibuka untuk umum, kami masih menunggu instruksi dari Pemprov Jabar, karena Cagar Alam ini adalah milik Pemprov Jabar,” kata Uking, Selasa (21/7/2020).

Baca Juga: Goa Eksotis di Cagar Alam Pangandaran yang Wajib Dijelajahi Wisatawan

Menurut Uking, sejak obyek wisata di Kabupaten Pangandaran dibuka untuk umum, para pengunjung sudah mulai berdatangan dari berbagai daerah. Tak sedikit para wisatawan yang hendak mengunjungi Cagar Alam Pangandaran.

“Biasanya kalau ada pengunjung yang akan masuk ke Cagar Alam, ada petugas dari kita yang memberi pengertian dan arahan. Kita sampaikan kalau Cagar Alam Pangandaran belum dibuka untuk umum,” jelasnya.

Kata Uking, tak sedikit wisatawan bahkan pemandu wisata yang kecewa lantaran Cagar Alam Pangandaran masih ditutup.

“Banyak yang kecewa dan mempertanyakan kenapa Cagar Alam masih ditutup? Tapi tetap kita sampaikan informasi bahwa Cagar Alam belum dibuka karena masih menunggu instruksi dari Provinsi,” katanya.

Uking menambahkan, obyek wisata Cagar Alam Pangandaran saat ini dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Perum  Perhutani.

“Jadi tidak dikelola oleh Pemkab Pangandaran, karena itu apakah Cagar Alam ini dibuka atau ditutup itu kita tunggu arahan dan instruksi dari Provinsi Jawa Barat,” tandasnya.

Wisatawan Kecewa Cagar Alam Pangandaran Belum Dibuka

Sementara itu, Yudi Kurniadi, seorang wisatawan asal Bandung, mengaku kecewa karena Cagar Alam Pangandaran masih ditutup. Apalagi dirinya sengaja datang ke Pangandaran bersama keluarganya salah satunya ingin menjelajahi Cagar Alam.

“Cagar Alam masih alami dan bagus juga untuk keluarga jalan-jalan di sana, makanya tadi sempat tanya pada petugasnya, dan dari petugas itu bilangnya tidak bisa masuk karena masih ditutup,” katanya.

Padahal, lanjut Yudi, setiap berkunjung ke Pangandaran, dirinya bersama keluarga selalu menyempatkan masuk ke Cagar Alam.

“Biasanya tujuannya selain menikmati suasana pantai juga ke Cagar Alam bersama keluarga untuk menghilangkan penat. Apalagi selama Corona ini sudah jenuh,” katanya.

Lantaran Cagar Alam Pangandaran masih ditutup, akhirnya Yudi mengajak keluarganya ke obyek wisata lainnya yang ada di Pangandaran.

“Kita berencana ke Batu Karas. Mudah-mudahan Cagar Alam cepat dibuka, agar wisawatan seperti kami bisa masuk,” tandasnya. (Entang/R7/HR-Online)

Gara-gara Ngantuk, Polres Sumedang Tetapkan Sopir Travel Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Tol Cisumdawu 

Gara-gara Ngantuk, Polres Sumedang Tetapkan Sopir Travel Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Tol Cisumdawu 

harapanrakyat.com,- Polres Sumedang tetapkan sopir travel bernomor polisi D-7838-AV, Imat Hendrawan (41), yang terlibat kecelakaan dengan Truk Wing Box bernomor polisi B-9652-TEZ. Kecelakaan ini...
pengedar ganja

Polres Cimahi Bekuk Dua Pengedar Ganja, Salah Satunya Kurir Jasa Ekspedisi

harapanrakyat.com – Polres Cimahi, Jawa Barat, berhasil mengamankan dua pengedar ganja berinisial WFP dan AF. Polisi telah menetapkan WFP dan AF sebagai tersangka. Polisi...
Tunggu Hasil Lab, Dapur MBG Rajapolah Tasikmalaya Ditutup Sementara Waktu Akibat Ada Kasus Dugaan Keracunan Massal

Tunggu Hasil Lab, Dapur MBG Rajapolah Tasikmalaya Ditutup Sementara Waktu Akibat Ada Kasus Dugaan Keracunan Massal

harapanrakyat.com,- Akibat adanya ratusan siswa yang diduga keracunan makanan, dapur MBG Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya untuk sementara berhenti beroperasi. Hal itu untuk menunggu hasil...
Jumlah Korban Dugaan Keracunan Menu MBG Bertambah, Ini Kata Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya

Jumlah Korban Dugaan Keracunan Menu MBG Bertambah, Ini Kata Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Jumlah pelajar yang mengalami dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG), di Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sampai Jumat (2/5/2025) mencapai 400...
Ribuan Belatung Serang Kios di Pasar Cisurupan Garut, Ternyata Ini Penyebabnya

Geger! Ribuan Belatung Serang Kios di Pasar Cisurupan Garut, Ternyata Ini Penyebabnya

harapanrakyat.com,- Ribuan belatung tiba-tiba menyerang sejumlah kios yang ada di pasar tradisional Cisurupan Garut, Jawa Barat, sejak beberapa hari ini. Tentu belatung-belatung ukuran jumbo...
Guru Honorer di Ciamis Rakit Kendaraan Prototipe dengan Konsep Mobil Tamiya Bermesin Motor

Kreatif, Guru Honorer di Ciamis Rakit Kendaraan Prototipe dengan Konsep Mobil Tamiya Bermesin Motor

harapanrakyat.com,- Sungguh kreatif, Gio Subroto Kusuma (29) pemuda asal Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, merakit kendaraan prototipe dengan konsep mobil tamiya...