Bentley S2 Continental Flying Spur Klasik Menjadi Mobil Listrik Modern

Bentley S2 Continental Flying Spur Klasik Menjadi Mobil Listrik Modern
Bentley S2 Continental Flying Spur. Foto: Ist/Net

Bentley S2 Continental Flying Spur merupakan mobil klasik yang sukses pada peluncurannya tahun 1961. Mobil tersebut bukanlah sembarang mobil, karena menjadi salah satu simbol kemewahan serta representasi para aristokrat di Inggris.

Lunaz yang merupakan pembuat mobil klasik tersebut telah melakukan upaya peningkatan dengan mengkonversi mobil klasik menjadi mobil Bentley modern atau mobil listrik.

Dengan peningkatan tersebut, Lunaz telah mendahului perusahaan premium Bentley yang sebelumnya berencana produksi mobil listrik pada tahun 2030 mendatang.

Baca Juga: Honda City Hatchback 2021 Akan Meluncur Maret Mengganti Honda Jazz

Bentuk dan Ubahan Bentley S2 Continental Flying Spur Modern

Mengingat mobil klasik penuh sejarah tersebut telah mendapat posisi penting, maka Lunaz berencana tidak akan melakukan banyak ubahan pada mobil klasiknya.

Bentley S2 Continental Flying Spur ini merupakan mobil mewah penerus Bentley S1 yang lebih menampilkan mesin Rolls Royce dengan peningkatan output mesin. Mobilnya dengan sumbu roda lebih panjang dan bodywork pabrik standar.

Lunaz berencana memulai produksi pada tahun 2025 dengan strategi matang dan berani sehingga membawa Bentley kepada mobil mewah secara berkelanjutan.

Alasan tersebutlah yang lebih mendasari Lunaz untuk menyudahi pembuatan mobil yang bermesin pembakaran. Pada blok silinder, kepala dengan paduan aluminium, dan tappet hidrolik.

Lunaz sendiri hanya akan mengganti dapur pacu mobil yang sebelumnya bermesin V8 berkapasitas 6,2 liter menjadi baterai berkekuatan 80 kWh.

Dengan baterai kekuatan 80 kWh, akan mampu mendorong Bentley S2 Continental Flying Spur sampai jarak 400 km atau lebih dari 250 mil. Lalu memperoleh model Rolls Royce dari 0 sampai 60 mph kurang dari 5 detik.

Pembaharuan pada Rem dan Suspensi

Peningkatan lainnya yakni pada rem mobil klasik tersebut. Hal ini sangat penting karena akselerasi yang dimilikinya lebih instan dan melimpah dibandingkan mesin yang sebelumnya dipakai. Begitu pula dengan suspensi yang telah mendapatkan peningkatan kinerja lebih substansial.

Baca Juga: BMW R 18 Classic, Moge Cruiser Bergaya Klasik akan Hadir di Indonesia

Proses Perubahan Lengkap

Lunaz masih tetap mempertahankan bentuk eksterior semula. Namun Lunaz memberikan tambahan baru seperti AC ruangan dan infotainment display yang bergaya klasik atau retro.

Tentu saja dengan tujuan untuk memudahkan pengendara dalam menghubungkan smartphone mereka serta sistem navigasi.

Proses dalam perubahan cukup lengkap. Mulai dari pemeriksaan hingga penimbangan dan selanjutnya sampai gramme terakhir. Setelah semuanya selesai, kemudian proses pemindaian 3D sehingga dapat menerapkan sempurna powertrain listrik.

Pada Bentley S2 Continental Flying Spur melewati tahap pengecatan ulang dalam finishing dua nada. Warna yang menempel padanya dengan warna hijau gelap bagian bawah, atap berwarna perak, dan warna sama pada bagian tutup batang.

Mobil tersebut melewati tahap pembongkaran dengan melucuti ke tulang dan pemasangan fitur kenyamanan modern untuk pengendara pada interior yakni AC, wifi, sat nav, serta infotainment. Selain itu, pengaturan empat kursi dengan konsol tengah membentang.

Terdapat dua kursi anak untuk bagian belakang berlapis kulit yang senada interior. Lunaz tidak memberikan rincian tentang data teknis yang tepat, namun penggerak listrik pada mobil lebih tenang sekarang ini. Bahkan konversi yang dilakukannya untuk semua mobil termasuk seri S1, S2, dan S3.

Tujuan Utama

Dengan perubahan ke mobil listrik, induk perusahaan Bentley yakni Volkswagen Group bertujuan mengejar elektrifikasi mobil produksinya sehingga dapat menekan dampak lingkungan hingga 75% menuju mobil modern yang ramah lingkungan.

Tujuan lainnya menempatkan Bentley S2 Continental Flying Spur pada barisan mobil mewah teratas serta menjadikan perusahaan sebagai tolok ukur bisnis mobil mewah sekelasnya.

Baca Juga: Suzuki Swift 2021 Meluncur Dengan Tampilan Tangguh dan Keren

Lunaz HQ baru memberikan pandangan mengenai Club Corner Sirkuit Silverstone, memiliki fungsi basis proses restorasi, elektrifikasi, serta personalisasi.

Selain itu, memberikan isyarat teknologi drivetrain listrik yang berperan elektrifikasi skala besar. Tujuan konversi lebih hemat biaya dan berkelanjutan daripada pembuatan baru.

Untuk tahap awal elektrifikasi Bentley mulai 2021 ini dengan menghadirkan varian Hybrid yang selanjutnya akan disusul Bentayga Hybrid. Sedangkan pada tahun 2023 nanti, penyematan opsi PHEV atau plug in hybrid pada keseluruhan model Bentley.

Harga

Setelah menyelesaikan contoh produk Bentley Continental listrik pertamanya, Lunaz memberikan kesempatan pemesanan untuk membuat model lain dengan harga mulai dari 350 ribu dalam mata uang poundsterling.

Dengan perubahan Bentley S2 Continental Flying Spur, tentunya dapat memberikan kenyamanan berkendara dan ramah lingkungan.