Sasha Blouse AOT, Si Gadis Kentang yang Tewas di Tangan Gabi

Sasha Blouse AOT
Sasha Blouse, karakter dalam anime Attack on Titan (AOT). Foto: Iqiyi

Sasha Blouse AOT (Attack on Titan) adalah salah satu teman Eren Jaeger yang cukup berharga. Alasannya adalah karena ia bergabung dengan pasukan pengintai di pulau Paradise. Pasukan ini adalah garda terdepan untuk menghadapi Titan.

Bahkan dari banyaknya kadet, hanya belasan orang saja yang memutuskan untuk bergabung dengan tim pengintai. Salah satu yang bergabung dengan pasukan ini adalah Sasha. Ia bersama dengan Eren, Mikasa, Armin dan beberapa orang lainnya menghadapi Titan secara langsung.

Namun, Sasha adalah sosok yang menarik. Ia tidak kuat seperti Mikasa atau cerdas layaknya Armin. Sasha sebenarnya adalah seorang yang penakut namun mampu menghadapi ketakutannya.

Attack On Titan season 4, Sasha harus tewas. Ia tewas oleh Gabi, seorang kadet Marley. Kematiannya ditangisi bukan hanya oleh rekan setimnya, namun para penggemar juga.

Fakta Unik Sasha Blouse AOT

Dengan kematian Sasha, kita tidak bisa lagi melihat kekocakannya. Kita sudah tak bisa melihat tingkah rakus dan suka makannya tersebut.

Ada beberapa fakta juga mengenai anggota pasukan pengintai ini juga. Simak beberapa fakta dan juga profil dari Sasha Blouse ini.

Profil Sasha Blouse

Pertama kita bahas dulu mengenai profil dari Sasha Blouse AOT ini. Ia adalah seorang wanita biasa yang lahir pada tanggal 26 Juli. Ayahnya bernama Blouse saja, sedangkan ibunya adalah Lisa.

Ada kejadian yang tak mungkin terlupakan bagi para penggemar Attack on Titan. Ketika sedang upacara, Sasha malah makan kentang rebus di hadapan guru militer. Dari kejadian itulah dia mendapatkan julukan si gadis kentang.

Tidak Pernah Membunuh Titan

Sasha Blouse AOT ini juga belum pernah membunuh satu Titan pun. Padahal ia termasuk salah satu kadet terbaik di pelatihan militer. Sasha juga bergabung dengan tim pengintai yang berhadapan dengan Titan secara langsung.

Ia memang sering bertarung dengan Titan, bahkan bertarung juga melawan Colossal Titan. Namun, tak pernah sekalipun Sasha membunuh Titan. Ini adalah fakta yang jarang terungkap.

Sifat Rakus dan Mementingkan Diri Sendiri

Fakta ketiga dari Sasha Blouse AOT adalah sifatnya yang rakus dan mementingkan diri sendiri. Ia sangat rakus, apalagi ketika menemukan makanan yang enak.

Baca Juga: 9 Titan Terkuat di Anime Attack On Titan S4, Bagaimana Kekuatannya?

Di setiap momen menemukan makanan yang enak, Sasha pasti langsung menghabiskannya. Namun ia juga pernah ingin berbagi dengan teman-temannya.

Hal itu terjadi ketika pasukan pengintai akan menjalankan misi perebutan tembok Maria. Sasha mencuri daging dalam gudang penyimpanan makanan. Ia pun berkata pada teman-temannya bahwa jika misi berhasil akan memakannya bersama.

Isayama Sudah Merencanakan Kematian Sasha

Fakta Sasha Blouse selanjutnya adalah dari tim pembuat anime ini. Kematian Sasha sebenarnya akan Isayama tulis di Season kedua.

Namun, editor dari WIT Studio menggantinya dan menyelamatkan Sasha. Hal ini terjadi kala salah satu kru menangis melihat skrip tersebut. Kru itu tidak rela jika Sasha harus mati.

Kematian Sasha terjadi di season 4 ini. Saat Mappa Studio menggarap Anime karya Hajime Isayama ini.

Sasha Memiliki Adik Angkat

Untuk fakta Sasha Blouse AOT yang ini sebenarnya ada dua hal. Jadi, selain memiliki adik angkat, ia juga mampu melawan Titan tanpa alat manuver 3D. Hal ini terjadi kala Sasha kembali ke kampung halamannya.

Ia melihat seorang anak kecil yang menangis karena Titan telah memakan ibu dan ayahnya. Rupanya Titan itu masih ada di sana sedangkan gadis kecil itu masih menangis saja.

Melihat hal tersebut Sasha pun berusaha menyelamatkan gadis kecil tersebut. Ia menggunakan Kapak dan juga panah untuk melawan titan. Namun akhirnya ia bisa menyelamatkan gadis tersebut.

Baca Juga: Panduan Memahami Cerita Anime Attack On Titan Bagi Penggemar Baru

Gadis itu bernama Kaya dan menjadi adik angkat dari Sasha Blouse. Kaya sendiri tinggal di sebuah pedesaan dengan anak-anak yatim lainnya.

Itulah profil dan fakta Sasha Blouse AOT yang aksinya tidak akan pernah kita lihat lagi. Kematian Sasha juga membawa dampak bagi Gabi sang pembunuh. Gabi menjadi sosok gadis kecil tentara Marley yang dibenci fans Attack on Titan. (R7/HR-Online)

Editor: Ndu